Langsung ke konten utama

Berita IT untuk Manajemen Perkantoran

 

Kumpulan Berita IT untuk Manajemen Perkantoran

 

1. Aplikasi Perkantoran: Cara Mudah Otomatisasi Pekerjaan Kantor dan Keuntungannya untuk Bisnis

Rabu, 2022/03/23 19:45 in Khazanah, Ragam, Teknologi

Aplikasi-Perantoran

 

Waspada.co.id – Otomatisasi perkantoran adalah anugerah dari kemajuan teknologi bagi para pengusaha. Di setiap kantor, terlepas dari apa jenis industrinya, banyak sekali proses manual yang sebetulnya bisa dibikin otomatis. Pengalihan itu bermanfaat besar buat semua pemangku kepentingan bisnis, dari pegawai hingga pemilik usaha.

Contohnya, masih saja ada pegawai yang melewati langkah dalam prosedur administrasi tertentu di kantor, seperti dalam proses mengajukan permohonan reimburse. Akibatnya, terjadi keterlambatan, kesalahan, hingga kerugian yang berdampak pada seluruh proses usaha.

Untuk pemilik usaha, masalah kerap terjadi dalam hal manajemen pengeluaran. Terutama ketika memantau dan mengecek proses kerja di kantor yang melibatkan bidang yang tak begitu dikuasai, seperti akuntansi. Padahal akurasi dan detail sangatlah penting dalam manajemen pengeluaran. Segala hal itu bisa diatasi dengan sistem otomatisasi perkantoran yang mumpuni, salah satunya menggunakan aplikasi perkantoran.

 

Apa itu otomatisasi aplikasi perkantoran?


Menurut Techopedia, office automation atau otomatisasi perkantoran adalah penggunaan perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), dan serangkaian metode yang dapat membuat pemrosesan informasi dan komunikasi berjalan secara otomatis. Sistem ini melibatkan pemanfaatan komputer dan perangkat lunak untuk mendigitalisasi, menyimpan, memproses, dan mengomunikasikan sebagian besar tugas dan proses rutin di kantor. Jika ada di masa sekarang, sistem ini termasuk dalam aplikasi perkantoran.

Istilah otomatisasi perkantoran mencuat pada 1970-an dan 1980-an, ketika komputer desktop banyak digunakan di kantor-kantor. Kala itu, proses kerja mendasar di kantor seperti pengetikan, penyalinan, pengarsipan, pengiriman faks, operasi telepon, teleks, dan manajemen pencatatan dibuat otomatis.

Kini otomatisasi mencakup area yang lebih luas seiring dengan pesatnya perkembangan teknologi informasi. Tulang punggung sistem otomatisasi aplikasi perkantoran adalah LAN, yang merupakan kependekan dari local area network atau jaringan area lokal. Jaringan ini menghubungkan komputer dan perangkat elektronik lain dalam area tertentu, seperti kantor menggunakan Ethernet atau Wi-Fi.

Saat ini bahkan otomatisasi sudah mulai marak dilakukan di rumah-rumah penduduk. Misalnya untuk menyalakan lampu, membuka pintu garasi, dan menyalakan televisi serta barang elektronik lain yang dapat terhubung dengan jaringan Internet.

Riwayat pemanfaatan sistem otomatisasi aplikasi perkantoran bermula dari penemuan dan pengembangan mesin tik serta mesin fotokopi. Mesin-mesin ini membuat kerja manual menjadi mekanis. Walhasil, beban kerja di kantor pun berkurang.

Tapi, jika ditilik lebih jauh ke belakang, otomatisasi perkantoran bisa dikatakan sebagai perkembangan dari Revolusi Industri, saat banyak tenaga manual manusia digantikan oleh mesin. Penggunaan mesin saat itu membantu peningkatan efektivitas dan efisiensi pabrik-pabrik. Namun, dalam sistem otomatisasi aplikasi perkantoran, manusia tak sepenuhnya ditinggalkan. Peran manusia masih sangat dibutuhkan dalam proses otomatisasi.
Otomatisasi juga tak selalu bersifat massal layaknya proses produksi pabrik. Dalam banyak hal, justru individu-individu di dalam kantor dapat memanfaatkan sistem otomatis ini untuk meringankan beban kerjanya secara pribadi meski hasil akhirnya tetap dinikmati oleh kantor secara keseluruhan.

Cara melakukan otomatisasi perkantoran


Sistem otomatisasi aplikasi perkantoran terutama dirancang untuk mendukung pegawai yang banyak berurusan dengan data agar terbebas dari pekerjaan repetitif. Setiap divisi di kantor pada umumnya memiliki pegawai semacam ini, dari sumber daya manusia, hubungan pelanggan, pemasaran, hingga finansial.

Cara otomatisasi di divisi hubungan pelanggan dan pemasaran, misalnya. Sebuah kantor bisa menyediakan formulir data informasi yang bisa diisi sendiri oleh pelanggan atau calon pelanggan, tanpa campur tangan pegawai kantor. Informasi yang disediakan secara online ini lantas dapat diunggah otomatis ke database yang bisa diakses terutama oleh divisi hubungan pelanggan dan pemasaran untuk kebutuhan kerja mereka.

Tanpa otomatisasi, pegawai yang bersangkutan harus melakukannya secara manual dengan tangan sendiri. Dari menuliskan data pelanggan, mengumpulkan, mengatur, hingga mencarinya dalam rak-rak yang penuh tumpukan kertas dan tulisan.

Cara otomatisasi yang lebih sederhana adalah ketika petinggi kantor yang berwenang untuk urusan tertentu harus memberikan tanda tangan pada dokumen. Lewat sistem otomatis, dokumen-dokumen kantor bisa ditandatangani secara digital, berapapun banyaknya. Proses pengiriman dokumen pun bisa lebih singkat menggunakan Internet.

Namun mungkin yang paling banyak merengkuh manfaat otomatisasi perkantoran adalah pegawai di divisi finansial, khususnya akuntansi dan pembayaran. Lewat sistem otomatis, pegawai tak perlu membuang peluh dalam urusan invoice, payroll, hingga reimbursement. Semuanya jadi lebih efisien dan efektif tanpa meninggalkan pentingnya akurasi, kecermatan, dan keamanan data kantor.

Berikut ini tips dan panduan bagi pemilik bisnis untuk melakukan otomatisasi perkantoran:

1.      Kenali kebutuhan bisnis


Tiap divisi dan departemen akan memiliki kebutuhan sistem otomasi yang berbeda-beda. Oleh karena itu, sebelum mengadopsi sistem otomatis ini, pelaku usaha wajib memikirkan secara matang masing-masing kebutuhan tersebut dan memprioritaskan mana yang benar-benar bisa meraup manfaat dari sistem ini.

 

2.      Tentukan alat pendukung otomatisasi


Jika sudah mengetahui kegiatan usaha apa saja yang membutuhkan otomatisasi, kini Anda perlu menentukan alat otomatisasi yang ingin Anda gunakan. Apakah itu software internal, software berlangganan atau SaaS, aplikasi perkantoran, dan lain-lain. Masing-masing sistem otomatisasi ini menawarkan kelebihan dan kekurangan tersendiri, tentukan yang paling sesuai dengan kebutuhan bisnis dan juga bujet.

 

3.      Buat SOP alur otomatisasi


Implementasi sistem otomatis dalam kegiatan usaha tidak akan bermanfaat jika tidak digunakan dengan tepat oleh semua pemangku kepentingan. Oleh karena itu, penting bagi pemilik usaha untuk menyusun standard operating procedure (SOP) saat sistem baru ini diterapkan. Di dalamnya perlu memuat alur kerja, fungsi, pihak-pihak yang bertanggungjawab, ketentuan dan kebijakan perusahaan, dan sebagainya.

 

4.      Buat pelatihan untuk karyawan


Sistem baru pasti membutuhkan waktu untuk bisa berjalan dengan baik. Pemilik usaha perlu memberikan pelatihan bagi semua karyawan jika ingin menerapkan otomatisasi perkantoran dengan optimal. Di sesi pelatihan ini sediakan juga waktu untuk tanya-jawab dan juga menjelaskan soal SOP agar tiap pihak memahami cara penggunaan dan juga fungsi dari sistem tersebut.

 

Manfaat otomatisasi aplikasi perkantoran


Dari penjelasan sebelumnya, semestinya sudah tergambar betapa sistem otomatis ini amat penting buat kinerja bisnis. Beberapa manfaat penggunaan otomatisasi perkantoran antara lain:

§  Mengurangi beban kerja manual untuk menyelesaikan tugas yang berulang

§  Menekan risiko kesalahan manusia dalam proses manual

§  Mempersingkat proses kerja

§  Mempermudah perolehan data dan informasi lain yang dibutuhkan dalam kerja

§  Meningkatkan produktivitas kerja

§  Memperbaiki tingkat kepatuhan pegawai sesuai dengan prosedur

§  Membuat penyimpanan data lebih praktis

§  Mengurangi kebutuhan sumber daya manusia

Semua manfaat itu bermuara ke satu hal: kemajuan usaha. Namun tentu kesuksesan suatu usaha tak hanya ditentukan oleh satu faktor belaka. Penerapan teknologi otomatisasi pun bergantung pada kegiatan operasional kantor sesuai dengan kebutuhan bisnis yang berlainan antara satu usaha dan usaha lain.


Teknologi yang mendukung otomatisasi aplikasi perkantoran antara lain:

§  Manajemen data: misalnya cloud computing untuk menyimpan dan mengakses data di mana pun dan kapan pun

§  Pertukaran data: contohnya pengiriman surat dan dokumen dengan e-mail, aplikasi pesan instan, dan Bluetooth serta Wi-FI

§  Komunikasi: di antaranya video conference di mana pegawai bisa berdiskusi dan menentukan keputusan tanpa harus bertatap muka secara langsung

§  Finansial: antara lain software akuntansi dan manajemen pengeluaran untuk memproses invoice, payroll, dan reimbursement dengan lebih singkat

Setiap usaha umumnya membutuhkan berbagai teknologi itu untuk menyokong bisnisnya. Namun pemilik usaha perlu mencermati mana bagian dari proses kerja di kantor yang betul-betul bisa memanfaatkan sistem otomatis ini. Perlu disesuaikan pula teknologi itu dengan kapasitas tiap-tiap pegawai yang akan menggunakannya.

Untuk diingat, penggunaan otomatisasi aplikasi perkantoran membutuhkan kepiawaian individu pemakainya di bidang teknologi sehingga mungkin dibutuhkan pelatihan untuk memastikan manfaatnya bisa didapatkan secara maksimal. Yang juga perlu dijadikan pertimbangan adalah kapasitas teknologi yang akan digunakan terkait dengan kemampuannya untuk dikoneksikan dengan teknologi lain.

Misalnya software akuntansi yang dapat diintegrasikan dengan sistem pembayaran. Salah satu software akuntansi terbaik saat ini adalah Jurnal yang telah dikenal banyak perusahaan/pebisnis kecil, menengah maupun atas di Indonesia. Software ini dirancang dengan memperhatikan kebutuhan sebagian besar perusahaan/pebisnis di Indonesia. Ini-lah salah satu keunggulan aplikasi perkantoran karya anak bangsa dibandingkan besutan luar negeri.

2. Disdik Jabar luncurkan Tiga Kurikulum Baru Tahun Ajaran 2022

Sabtu 26 Mar 2022 02:36 WIB

Red: Hiru Muhammad

 

Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat menggelar Lomba Stand Up Comedy Basa Sunda beberapa waktu lalu

REPUBLIKA.CO.ID, BANDUNG - Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Jawa Barat meluncurkan tiga kurikulum baru pada tahun ajaran 2022 , yaitu Kurikulum Industri, Kurikulum Jabar Masagi dan Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi (PAK). Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dedi Supandi dalam keterangan persnya, Kamis (25/2/2022) mengatakan, tiga kurikulum ini dinilai penting karena bisa menjadi bekal bagi peserta didik di kemudian hari.

Dedi menjelaskan, terkait Kurikulum Industri yang akan diterapkan di Jabar merupakan kerjasama antara pihaknya bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat."Itu yang pertama adalah peluncuran Kurikulum Industri. Jadi kurikulum ini yang sudah diramu bersama teman-teman dari Kadin. Ternyata kebutuhan industri itu ada A, B dan C. Itu yang harus kita lindungi," ujar Dedi Supendi.

Menurut dia Kurikulum Industri ini memiliki 18 program seperti teknik konstruksi dan perumahan, program desain pemodelan dan informasi bangunan, teknik kimia industri, teknik otomotif, teknik ketenagalistrikan dan teknik elektronika."Selain itu ada juga nauika kapal penangkap ikan, nautika kapal niaga, agro teknologi pengolahan hasil pertanian, desain komunikasi visual, pengembangan perangkap lunak, teknik jaringan komputer, manajemen perkantoran dan layanan bisnis, akuntansi keuangan dan lembaga, busana, perhotelan, dan juga layanan pariwisata," kata dia.

Sementara itu terkait Kurikulum Jabar Masagi, menurut Dedi, kurikulum ini lebih banyak kepada penguatan karakter dan budaya potensi lokal Jawa Barat dan kurikulum ini akan mulai diterapkan di tahun ajaran 2022 dan 2023."Juli yang akan datang akan kita lakukan dan hari ini akan kita luncurkan sebagai bagian dari hasil penggalian budaya dan karakter masyarakat Jabar," katanya.

Untuk Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi (PAK), merupakan bagian dari sinergitas bersama Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat di mana Kurikulum PAK ini masuk ke mata pelajaran PPKN yang akan nantinya akan dilaksanakan dua jam dalam satu pekan."Tapi di situ juga ada praktik-praktik baik yang diberikan," katanya.

Adapun peluncuran Kurikulum PAK untuk jenjang SMA, SMK dan SLB ini ditandai dengan penyerahan buku anti korupsi oleh Kepala Kajati Jabar Asep N Mulyana.Menurut Dedi, hal tersebut merupakan bagian dari kepedulian dari Kajati Jabar terhadap dunia pendidikan."Mudah-mudahan ini bisa mendapatkan dukungan dari semua, kita berharap sekian tahun ke depan generasi kita menjadi generasi yang bebas korupsi," katanya.

Tujuan diberlakukannya kurikulum PAK ini juga, Dedi menyampaikan berkaitan dengan pengembangan pendidikan karakter. Sehingga, dengan sokongan dari Kajati Jabar yang akan terjun langsung ke setiap sekolah akan menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa maupun siswi. "Termasuk ternyata diamanatkan ke dalam Presidensial di G20. Jadi di G20 baru diamanatkan, kita hari ini sudah selesai kurikulumnya dan sudah mau diterapkan di tahun ajaran ini," katanya.

sumber : antara

3. Selain Kurikulum Anti Korupsi, Jabar Luncurkan Kurikulum Industri dan Jabar Masagi

Agus Kusnadi - 24 Maret 2022, 12:27 WIB

Meninjau industri kerajinan di SMK Mitra Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/3/2022)

Meninjau industri kerajinan di SMK Mitra Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/3/2022) /Dok. Humas Pemprov Jabar/

PRIANGANTIMURNEWS - Selain Kurikulum Pendidikan Anti korupsi, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat meluncurkan dua kurikulum baru pada tahun ajaran 2022 ini. Dua kurikulum tersebut, yaitu Kurikulum Industri, dan Kurikulum Jabar Masagi.

Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Jawa Barat Dedi Supandi mengatakan, tiga kurikulum tersebut sangat penting bagi peserta didik.

Dikatakan Dedi, Kurikulum Industri yang akan diterapkan di Jabar merupakan kerjasama antara pihaknya bersama Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Jawa Barat.

"Yang pertama adalah peluncuran Kurikulum Industri. Jadi (kurikulum) ini yang sudah diramu bersama teman-teman dari Kadin. Ternyata kebutuhkan industri itu ada A, B dan C. Itu yang harus kita lindungi," ujar Dedi Supandi, di SMK Mitra Industri MM2100, Kabupaten Bekasi, Rabu (23/3/2022)

Dedi menuturkan, Kurikulum Industri ini memiliki 18 program, seperti teknik konstruksi dan perumahan, program desain pemodelan dan informasi bagunan, teknik kimia industri, teknik otomotif, teknik ketenaga listrikan dan teknik elektronika.

"Selain itu, juga nauika kapal penangkap ikan, nautika kapal niaga, agro teknologi pengolahan hasil pertanian, desain komunikasi visual, pengembangan perangkap lunak, teknik jaringan komputer, manajemen perkantoran dan layanan bisnis, akuntansi keuangan dan lembaga, busana, perhotelan, dan juga layanan pariwisata," ujarnya.

Mengenai Kurikulum Jabar Masagi, menurut Dedi, kurikulum ini lebih banyak kepada penguatan karakter dan budaya potensi lokal Jawa Barat. Kurikulum Jabar Masagi ini akan mulai diterapkan di tahun ajaran 2022 dan 2023.

"Juli yang akan datang akan kita lakukan dan hari ini akan kita luncurkan sebagai bagian dari hasil penggalian budaya dan karakter masyarakat Jabar," katanya.

Sementara itu, Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi (PAK), merupakan bagian dari sinergitas bersama Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat. Di mana Kurikulum PAK ini masuk ke mata pelajaran PPKN yang akan nantinya akan dilaksanakan dua jam dalam satu pekan.

"Tapi di situ juga ada prakter praktek baik yang diberikan," katanya.

Adapun peluncuran Kurikulum PAK untuk jenjang SMA, SMK dan SLB ini ditandai dengan penyerahan buku anti korupsi oleh Kepala Kajati Jabar Asep N Mulyana. Menurut Dedi, hal tersebut merupakan bagian dari kepedulian dari Kajati Jabar terhadap dunia Pendidikan.

"Mudah-mudahan ini bisa mendapatkan dukungan dari semua, kita berharap sekian tahun ke depan generasi kita menjadi generasi yang bebas korupsi," katanya.

Tujuan diberlakukannya kurikulum PAK ini juga, Dedi menyampaikan berkaitan dengan pengembangan pendidikan karakter. Sehingga, dengan sokongan dari Kajati Jabar yang akan terjun langsung ke setiap sekolah akan menjadi bagian dari pembentukan karakter siswa maupun siswi.

"Termasuk, ternyata diamanatkan ke dalam presedensial di G20. Jadi di G20 baru diamanatkan, kita hari ini sudah selesai kurikulumnya dan sudah mau diterapkan di tahun ajaran ini," katanya.

Sementara itu, Kepala Kajati Jabar Asep N Mulyana mengatakan bersama Kadisdik Dedi Supandi pihaknya telah menggodok Kurikulum Pendidikan Anti Korupsi (PAK) dengan berbagai macam pendekatan dan mekanisme.

"Bahkan saya sudah sampaikan kepada pak Kadisdik, saya pun siap turun langsung untuk menjadi pengajar Pendidikan Anti Korupsi di Jabar baik di SMA, SMK maupun SLB," ujar Asep.

Asep juga memastikan telah memerintahkan jajaran di Kajati Jabar untuk bersinegri bersama Disdik Jabar dalam suksesi Pendidikan Anti Korupsi. Di mana nantinya, pihak Kajati Jabar akan turun langsung menjadi pengajar guna mencetak generasi muda yang anti korupsi.

"Tentu saja berbagai pendekatan dan mekanisme yang berbeda-beda tergantung situasi daerah dan kesiapan anak-anak itu dan tingkat pendidikan mereka," katanya.

Diketahui, pada kesempatan tersebut Kadisdik Dedi Supandi juga melakukan peninjauan SMK Mitra Industri 2100 dan produk teaching factory dari SMK Kota dan Kabupaten Bekasi. Termasuk melaksanakan penyematan tanda lulusan SMK langsung kerja.

Editor: Agus Kusnadi

Sumber: Humas Pemprov Jabar

4. Jadwal Jalur Mandiri Unair Sarjana Terapan dan D3, Bisa Pakai Nilai UTBK

Trisna Wulandari – detikEdu         Jumat, 18 Mar 2022 15:02 WIB

Kampus UNAIR Surabaya

Unair buka jalur mandiri 2022 Sarjana Terapan dan D3, bisa pakai nilai UTBK. Foto: dok. Unair

Jakarta - Universitas Airlangga (Unair) tengah membuka penerimaan mahasiswa baru jalur mandiri untuk program Sarjana Terapan (D4) dan D3 gelombang I. Pendaftar program vokasi Unair ini juga bisa mendaftar jalur mandiri dengan nilai UTBK SBMPTN 2022.
Program D3 Unair menawarkan prodi Akuntansi, Bahasa Inggris, Teknik Gigi, Paremedik Veteriner, Keselamatan dan Kesehatan Kerja Kelas Gresik dan Surabaya, Administrasi Perkantoran Kelas Gresik dan Surabaya, Keperawatan Gresik dan Lamongan, dan Otomasi Sistem Instrumentasi.

D3 Unair juga tersedia di prodi Manajemen Pemasaran, Perpustakaan, Perpajakan Kelas Gresik dan Surabaya, serta Sistem Informasi.


Sementara itu, program Sarjana Terapan Unair menyediakan prodi Pengobat Tradisional, Fisioterapi, Teknologi Radio Pencitraan Kelas Gresik dan Surabaya, Teknologi Laboratorium Medis Kelas Gresik dan Surabaya, Manajemen Perhotelan, Destinasi Pariwisata, serta Perbankan dan Keuangan Kelas Gresik dan Surabaya.


Pendaftaran seleksi masuk jalur mandiri Unair gelombang I dibuka mulai 14 Maret - 11 April 2022 pukul 19.00 WIB. Sementara itu, calon mahasiswa yang berencana masuk dengan jalur nilai UTBK SBMPTN bisa mulai mendaftar mulai 4 Juni 2022. Berikut jadwal jalur mandiri Unair D4 dan D3.

A. Jadwal Jalur Mandiri Unair 2022 Sarjana Terapan dan D3


Pendaftaran Gelombang I: 14 Maret - 11 April 2022 pukul 19.00 WIB
Verifikasi dokumen: 14 Maret - 12 April 2022
Perbaikan dokumen: 14 Maret - 12 April 2022 pukul 17.00 WIB
Pembayaran biaya ujian: 14 Maret - 12 April 2022 pukul 21.00 WIB
Ujian Tulis: 16 - 17 April 2022
Pengumuman hasil seleksi: 20 April 2022
Pendaftaran jalur UTBK SBMPTN: 4 - 26 Juni 2022 pukul 19.00 WIB
Verifikasi dokumen: 4 - 27 Juni 2022
Perbaikan dokumen: 4 - 27 Juni 2022 pukul 17.00 WIB
Pembayaran biaya ujian: 4 - 27 Juni 2022 pukul 21.00 WIB
Pengumuman hasil seleksi: 29 Juni 2022
Pendaftaran Gelombang II: 1 Juli - 5 Agustus 2022 pukul 21.00 WIB
Verifikasi dokumen: 1 Juli - 6 Agustus 2022
Perbaikan dokumen: 1 Juli - 6 Agustus 2022 pukul 17.00 WIB
Pembayaran biaya ujian: 1 Juli - 6 Agustus 2022 pukul 21.00 WIB
Ujian Tulis: 10 - 11 Agustus 2022
Pengumuman hasil seleksi: 15 Agustus 2022

5. Selamat! 1.635 Orang Lolos UNS Lewat SNMPTN 2022

Antara - 06 April 2022 12:38 WIB

Selamat! 1.635 Orang Lolos UNS Lewat SNMPTN 2022

rektor UNS, Jamal Wiwoho. Foto; Dok. UNS

Solo:  Sebanyak 1.635 orang lolos dalam Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) di Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta tahun 2022.  Peminat SNMPTN UNS pada tahun ini sebanyak 29.257 orang dari seluruh Indonesia. 



Rektor UNS Jamal Wiwoho mengatakan, dari 1.635 orang tersebut terdapat 804 orang di antaranya lolos di kelompok sains dan teknologi (saintek) dan 831 lainnya lolos di kelompok sosial dan hukum.

"Dari total yang lolos ini sebanyak 482 orang atau 29,48 persennya adalah pemegang Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-Kuliah)," katanya, Selasa, 5 April 2022.


Untuk jumlah peminat SNMPTN UNS pada tahun ini sebanyak 29.257 orang dari seluruh Indonesia. Sedangkan secara nasional, jumlah pendaftar 
SNMPTN tahun 2022 sebanyak 612.084 orang dan yang diterima sebanyak 119.544 orang.


"Dari jumlah yang dinyatakan lolos tersebut, 35.050 orang adalah pemegang KIP-Kuliah," katanya.

Sementara itu, dikatakannya, terdapat 10 program studi di bidang saintek UNS dengan angka keketatan persaingan (AKP) tertinggi yakni Farmasi 1:58, diikuti Informatika 1:54, Psikologi 1:40, Kebidanan 1:38, dan Kedokteran 1:33.


Selanjutnya, Pendidikan Teknik Informatika dan Komputer 1:31, Statistika 1:22, Teknik Mesin 1:21, Teknik Industri 1:21, dan Agribisnis 1:21.  Sedangkan sepuluh program studi di UNS dengan AKP tertinggi pada bidang sosial hukum secara berturut-turut adalah Prodi Manajemen 1:35, Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah dengan 1:30, Akuntansi dengan 1:29, Ilmu Komunikasi 1:29.

Selanjutnya, Pendidikan Administrasi Perkantoran 1:27, Bimbingan dan Konseling 1:25, Ekonomi Pembangunan 1:24, Demografi dan Pencatatan Sipil 1:23, Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Surakarta 1:21, dan Sastra Inggris dengan AKP 1:18.

6. Implementasi Manajemen Kantor Digital Atasi Dampak Covid-19 

Jumat 30 Jul 2021 08:27 WIB            Red: Irwan Kelana

Implementasi aplikasi Manajemen Kantor Digital dapat menjadi solusi mengatasi masalah penyebaran virus dengan claster kantor.

Implementasi aplikasi Manajemen Kantor Digital dapat menjadi solusi mengatasi masalah penyebaran virus dengan claster kantor.

REPUBLIKA.CO.ID, Oleh Andi Saryoko

Sejak 2020 lalu,  seluruh dunia mengalami dampak pandemi Covid-19. Keadaan ini mengakibatkan berubahnya pola kehidupan masyarakat, baik secara budaya, ekonomi, maupun sosial. Penyebaran virus Covid-19 berlangsung sangat cepat dan terus menerus. 

Penularan virus terjadi karena adanya kontak fisik dalam satu tempat yang sama. Sebagai contoh, penggunaan presensi kerja dengan sistem sidik jari di kantor. Penggunaan alat ini digunakan secara bergantian dan kemungkinan bisa terjadi droplet saat penggunaan, maka disinyalir dapat menyebarkan virus.

Pemerintah pusat pun akhirnya mengeluarkan aturan kepada seluruh perusahaan agar melakukan penyesuaian baru yakni work from home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi karyawannya. Dengan WFH, diharapkan dapat memutus penyebaran virus yang kian meningkat tajam. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) level 4 pun kini sedang diterapkan hingga semua karyawan bekerja dari rumah.

Guna mengefektifkan semua kegiatan yang semula dilaksanakan di kantor, dan adanya pagebluk ini, mengharuskan kegiatan berjalan dari rumah. 

Inovasi dalam digitalisasi pun dilakukan untuk memfasilitasi manajemen kantor agar operasional kantor tetap dapat berjalan baik.

Era perkembangan teknologi informasi dapat dimanfaatkan untuk memfasilitasi manajemen kantor agar berjalan dengan baik. Penggunaan gawai berbasis android bisa menjadi salah satu perangkat teknologi yang bisa dimanfaatkan. Penggunaan gawai untuk aktivitas kantor sudah menjadi kebutuhan utama. Di  samping penggunaannya yang sangat mudah, akses yang diberikan juga sangat luas. 

Atas dasar itulah, dosen Universitas Nusa Mandiri (UNM), Andi Saryoko bersama timnya membangun sebuah aplikasi berbasis android untuk melakukan presensi dalam genggaman gawai dan aktivitas lainnya. Aplikasi ini dibangun agar dalam pelaksanaan harian kantor bisa efisien dilakukan secara daring, tanpa kontak fisik.

Aplikasi berbasis android ini, dapat digunakan oleh berbagai instansi atau perusahaan yang saling bersinergi.  Karena pada dasarnya setiap pekerjaan akan saling terhubung antarsatu sama lain, sehingga dapat meningkatkan kinerja karyawan, kredibilitas data, serta dapat mengurangi human error. Setelah pengembangan aplikasi selesai maka output dari pengembangan ini adalah aplikasi Manajemen Kantor Digital yang dapat di-install di Playstore.

Hasilnya, penggunaan aplikasi berbasis aplikasi android ini dapat membantu mengurangi dampak penyebaran virus Corona. Sebelumnya, Andi bersama timnya sudah melakukan penelitian terlebih dahulu, dengan melihat hasil analisis SWOT (Strengths, Weaknesses, Opportunities dan Threats).

Dari penelitian tersebut, hasil analisis SWOT menunjukkan bahwa nilai selisih skor tertinggi ada di kuadran pertama. Di mana itu merupakan situasi yang menguntungkan baginya. Hasil tersebut juga bisa memberikan strategi-strategi dengan adanya kekuatan dan peluang.

Dengan begitu, ke depannya bisa meminimalisir kelemahan serta mengatasi beragai risiko yang mungkin terjadi.

Penggunaan aplikasi Manajemen Kantor Digital ini juga mampu meningkatkan loyalitas perusahaan. Juga, memberikan informasi yang baik melalui sosial media maupun melalui platform streaming, mengenai edukasi dunia digital dan membuat pelayanan dengan sistem self service dengan memberikan tanggapan pengalaman mengenai pelayanan pengguna.

Implementasi aplikasi Manajemen Kantor Digital dapat menjadi solusi mengatasi masalah penyebaran virus dengan claster kantor. Karena bisa menghindari kontak fisik secara langsung. Penggunaan aplikasi Manajemen Kantor Digital mampu mengontrol kondite karyawan dan loyalitas pekerjaan karyawan. Perusahaan juga dapat berjalan sebagaimana mestinya meski bekerja dari rumah.

7. Jurusan di Bidang IT Tak Hanya Teknologi Informasi, Yuk Kenali Perbedaannya
Nikita Rosa – detikEdu          Selasa, 08 Mar 2022 10:00 WIB

penggunaan software
Jurusan bidang IT yang dapat jadi pilihan kamu di perguruan tinggi (Foto: shutterstock)
Jakarta - Bidang teknologi dan informasi sedang naik daun di berbagai belahan dunia. Hal ini karena setiap aktivitas manusia membutuhkan bantuan teknologi. Lulusan dalam bidang teknologi informasi akan sangat beruntung dengan situasi yang ada, karena lapangan kerja tersedia secara luas.
Untuk memenuhi tuntutan industri dan keilmuan, universitas mengeluarkan jurusan-jurusan yang mempelajari bidang informasi teknologi secara khusus.


Jurusan-jurusan ini antara lain adalah Sistem Informasi, Teknik Informatika, Ilmu Komputer, dan Teknologi Informasi. Meski terdengar mirip, keempat jurusan ini memiliki fokus yang berbeda. Apa perbedaannya?


Sistem Informasi

Jurusan sistem informasi menjelaskan bagaimana penerapan teknologi informasi dalam suatu sistem organisasi. Hal ini membuat kurikulum dalam jurusan sistem informasi menekankan keseimbangan antara kemampuan manajemen dan bisnis serta rekayasa informasi dan teknologi informasi.

Dalam perkuliahan, mahasiswa akan dibekali kemampuan untuk merancang program pengembangan sistem informasi dalam skala besar. Selain itu, mahasiswa juga akan mempelajari komponen-komponen dari sistem Informasi. Mulai dari sistem operasi, jaringan komputer, basis data, maupun aplikasi.


Untuk mengasah pemahaman di bidang bisnis dan manajemen, mahasiswa akan mempelajari konsep-konsep manajemen serta berbagai proses bisnis penunjang kegiatan organisasi.
Perguruan Tinggi dengan Prodi Sistem Informasi:


Universitas Indonesia
Universitas Brawijaya
Universitas Negeri Semarang
Universitas Negeri Surabaya
Universitas Airlangga
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Ilmu Komputer


Berbeda dengan jurusan sistem informasi, ilmu komputer hanya berfokus pada keilmuan dan kemampuan dalam bidang ilmu komputer dan teknologi informasi.


Keilmuan yang dipelajari dalam jurusan ilmu komputer adalah matematika diskrit, pemrograman, struktur data dan algoritma, arsitektur komputer, basis data, sistem operasi, jaringan komputer, teori komputasi, rekayasa perangkat lunak, serta sistem cerdas. Perguruan Tinggi dengan Program studi Ilmu Komputer:

Universitas Indonesia
Institut Pertanian Bogor
Universitas Gadjah Mada
Universitas Pendidikan Indonesia
Universitas Lampung
Universitas Sumatra Utara
Teknologi Informasi


Teknologi informasi merupakan jurusan yang berfokus pada bidang perencanaan teknologi, implementasi, pengembangan, manajemen atau dukungan terhadap sistem informasi yang berbasis komputer baik perangkat lunak (software) maupun perangkat keras (hardware). Teknologi informasi menggabungkan bidang ilmu komputer dan teknik informatika.

Lulusan teknologi informasi akan mengembangkan keilmuan yang sangat dibutuhkan sekarang ini, seperti Internet of Things (IoT), Cyber Security, Data Center Infrastructure, dan Smart City Technology. Jadi, jika kamu ingin membuat terobosan baru pada bidang informasi dan teknologi, jurusan teknologi informasi adalah pilihan yang tepat. Perguruan Tinggi dengan Jurusan Teknologi Informasi:

Institut Teknologi Bandung
Universitas Gadjah Mada

Teknik Informatika
Dalam jurusan Teknik Informatika, mahasiswa akan mempelajari serta menerapkan prinsip-prinsip ilmu komputer dan analisis matematis dalam perancangan, pengujian, pengembangan, dan evaluasi sistem operasi, perangkat lunak (software), dan cara kerja komputer.

Kalau kamu ingin masuk ke jurusan teknik informatika, maka akan cukup banyak berkutat dengan pemrograman (programming), pengembangan perangkat lunak (software), dan teknologi jaringan komputer.

Teknik Informatika bertugas menjadi penerjemah suatu ide yang harus dituangkan dalam bentuk digital menggunakan bahasa pemrograman tertentu. Dalam prosesnya, akan banyak membuat flowchart atau bagan alur bagaimana sebuah sistem dapat berjalan sesuai dengan fungsi dan logikanya. Perguruan Tinggi dengan Jurusan Teknik Informatika:

Institut Teknologi Bandung
Institut Teknologi Sepuluh Nopember
Universitas Hasanuddin
Universitas Sebelas Maret
Universitas Negeri Padang
Universitas Udayana
Teknologi informasi

Jurusan-jurusan ini berada pada satu bidang yang sama yaitu informasi dan teknologi. Meski memiliki fokus yang berbeda, jurusan Sistem Informasi, Teknik Informatika, Ilmu Komputer, dan Teknologi Informasi memiliki misi yang sama yaitu mengembangkan bidang teknologi dan informasi.

 8. Merancang Kantor Masa Depan

Kompas.com - 09/10/2021, 08:02 WIB

Ilustrasi hybrid working

Editor Anissa Dea Widiarini

MESKIPUN sudah sering dibahas, banyak perusahaan masih mengalami kegamangan tentang cara menata kantor dalam waktu dekat. Bila kita melewati daerah tempat gedung tinggi perkantoran berada, misalnya, terasa bahwa perubahan memang sudah terjadi.

Dulu, sampai lewat pukul 21.00 sekalipun, masih banyak lampu menyala terang di gedung perkantoran. Hal ini menunjukkan bahwa masih ada aktivitas di balik jendela-jendela itu. Namun, sekarang, bisa kita lihat bahwa kebanyakan kantor sudah mematikan lampu pada jam-jam tersebut.

Banyak perubahan terjadi selama hampir dua tahun terakhir. Ada perusahaan yang memperkecil kantornya, baik area fisik maupun sumber daya manusia untuk dapat terus bertahan. Namun, ada juga perusahaan yang bisnisnya terus berkembang di tengah masa pandemi Covid-19 sehingga mereka bisa terus merekrut karyawan baru.

Ketika membahas kemungkinan untuk bekerja kembali di kantor, tak jarang mereka pun kebingungan. Sebab, ternyata jumlah karyawan yang dimiliki selama masa bekerja di rumah (WFH) sudah melebihi kapasitas ruangan fisik yang dimiliki kantor. Tidak hanya itu, ada juga perusahaan yang mempertanyakan kesiapan untuk kembali mengubah gaya bekerja, dari kenyamanan bekerja dari rumah yang dirasakan saat ini menjadi seperti sebelum masa pandemi dulu.

Pimpinan perusahaan juga mengalami kebingungan memutuskan sistem bekerja terbaru. Pasalnya, di satu sisi, perusahaan harus menjaga kesehatan setiap karyawan yang juga sudah mulai terampil bekerja jarak jauh. Namun, di sisi lain, perusahaan tetap membutuhkan central hub, alamat, dan headquarter kantor. Di sinilah kita perlu cermat membuat strategi kantor masa depan dengan memperhitungkan penghuni kantor yang nantinya didominasi oleh generasi Z (gen Z). Seperti diketahui, gen Z memiliki konsep berkantor berbeda dengan para seniornya, yakni generasi baby boomers.

Kriteria kantor masa depan

Mengingat penghuninya berbeda preferensi, kebiasaan, serta penguasaan teknologi, fungsi kantor masa depan akan berubah juga. Kita sudah mengalami perubahan layout kantor. Dari masa-masa yang kaku terkotak-kotak dengan adanya kubikel berubah menjadi open space yang memungkinkan karyawan bekerja tanpa penyekat. Dengan perubahan pesat yang dipicu pandemi, kita terpaksa mengkaji ulang cara merancang kantor yang cocok dengan keadaan dan kebutuhan saat ini.

Hal yang pasti, kantor haruslah menjadi tempat yang kaya kolaborasi, mengakomodasi hubungan antarkaryawan, dan kondusif untuk melakukan pelatihan serta rapat-rapat intensif yang dapat mengembangkan inovasi. Pada konferensi yang diselenggarakan oleh perusahaan penyedia perangkat audiovisual, Webex, sang analis Zeus Kerravala mengemukakan bahwa kantor masa depan kurang lebih akan berbentuk seperti universitas.

Di kantor tersebut, pertemuan tatap muka atau secara fisik hanya terjadi sekitar dua kali seminggu saja. Sementara, sebagian besar pekerjaan diselesaikan di rumah. Dengan perubahan tersebut, kita mau tidak mau perlu mengganti konsep tentang meja kerja. Dari satu meja yang hanya digunakan oleh satu karyawan yang sama menjadi konsep hoteling atau hot desking, yaitu tempat tertentu yang bisa dipakai bergantian tergantung siapa yang membutuhkannya. Kita dapat memanfaatkan beberapa perangkat baru yang tersedia, seperti desk hub yang dapat mempermudah pengorganisasian tempat duduk serta penjadwalan pertemuan-pertemuan secara efisien.

Setiap karyawan dapat memeriksa ketersediaan tempat kosong untuk ia bekerja di kantor pada hari itu. Ia juga dapat melakukan pemesanan meja atau ruangan rapat pada jauh sebelum hari pelaksanaan. Dengan begitu, ia dapat mengatur waktu bekerjanya dengan lebih efisien.

Karyawan yang bekerja dari rumah pun perlu mengisi jadwal rapatnya dan memberi tahu cara ia akan terhubung di rapat itu. Manajemen perusahaan juga dapat memeriksa apakah seorang karyawan memiliki keleluasaan dan dukungan untuk berkolaborasi, baik di kantor, di rumah, maupun di antara yang bekerja di kantor dan di rumah bersama-sama.

The collaboration platform

Apa pun bentuk kantor hybrid, hal yang terpenting adalah kantor tersebut harus bisa menunjang kolaborasi dan engagement karyawan. Setiap karyawan dapat memilih bekerja dari rumah ataupun di kantor, dan dapat dengan mudah mengirim pesan, bertemu, bertelepon, berbagi dokumen, serta terhubung dengan yang lain.

Kegiatan bekerja di rumah dan di kantor perlu terintegrasi dengan baik serta seamless tanpa kendala. Kantor pun harus memiliki fasilitas beyond video conferencing. Oleh karena itu, manajemen harus mempelajari betul kualitas komunikasi yang terjadi semenjak metode bekerja secara remote berkembang dan cara membangun infrastruktur yang efektif. Komunikasi yang terjadi harus diupayakan sealamiah mungkin, fatigue free, dan menggali semua kapasitas berkolaborasi.

Mengutip istilah the devil's in the details, setiap detail, sekecil apa pun, sangatlah penting karena akan membawa dampak yang berarti.

The remote first mentality

Saat ini, banyak perusahaan berusaha untuk merancang desain kantor sekreatif mungkin guna mendorong para karyawan agar senang datang ke kantor. Misalnya, membuat layout kantor yang mirip dengan kafe atau coworking space. Dengan konsep ini, karyawan memiliki kebebasan memilih area bekerja yang disukai agar bisa berdiskusi secara serius ataupun sekadar untuk mendapatkan privasi penuh.

Namun, hal lain yang perlu diingat adalah pentingnya memastikan bahwa seluruh karyawan mendapatkan berita terbaru seputar perkembangan perusahaan dari pengumuman yang biasanya kita tempel di setiap sudut kantor.

Kita harus bisa memastikan kebiasaan berbagi informasi yang dilakukan dan penyebaran informasi mampu menjangkau seluruh karyawan yang berada di pelosok mana pun juga. Sebab, the future of work is remote.

Sentuhan “play”, kreativitas, dan inovasi

Kesempatan untuk merancang ulang layout kantor juga memberi kesempatan kita untuk mengatur ruangan agar brainstorming, design thinking, dan inovasi bisa tercipta. Suasana yang menarik itu bisa menjadi pelipur dan tense release bagi karyawan yang terpaksa bekerja dari jauh karena jarak rumah yang kurang efisien ataupun mempunyai kendala lain. Karyawan yang terpaksa harus beroperasi dari kantor pun akan merasa nyaman dengan situasi yang tidak monoton ini.

Kebanyakan pimpinan perusahaan meramal bahwa untuk sebuah hybrid office, luas ruangan yang dibutuhkan akan berkurang. Meski demikian, membangun hybrid office sangat membutuhkan empati serta pengertian agar suasana baru yang mesra dan inovatif tetap terjaga.

9. Tujuan Administrasi Perkantoran, Simak Penjelasan Selengkapnya

Tujuan Administrasi Perkantoran, Simak Penjelasan Selengkapnya

Ilustrasi kantor . ©shutterstock.com/hacohob

TRENDING | 6 Juli 2021 09:17Reporter : Khulafa Pinta Winastya

Merdeka.com - Tujuan administrasi perkantoran tentu sangatlah penting dalam perkembangan sebuah organisasi atau perusahaan. Administrasi sendiri adalah sebuah bentuk usaha dan aktivitas yang berkaitan dengan pengelolaan kebijakan untuk mencapai tujuan tertentu. Kegiatan administrasi dalam perkantoran biasanya berkaitan dengan perihal surat-menyurat, catatan, pembukuan rekening, agenda, dan lain sebagainya yang bersifat ketatausahaan.

Jadi, bisa diartikan juga bahwa administrasi perkantoran adalah rangkaian kegiatan perencanaan dan pengorganisasian dalam menyusun atau mengatur berbagai macam pekerjaan ketatausahaan kantor.

Tujuan administrasi berperan penting dalam penyusunan kegiatan hingga evaluasi dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Lalu, apa saja tujuan dari administrasi perkantoran? Simak ulasan selengkapnya dilansir dari berbagai sumber, Selasa (6/7/2021):

Pengertian Administrasi

Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), administrasi diartikan sebagai usaha dan kegiatan yang meliputi penetapan tujuan serta penetapan cara-cara penyelenggaraan pembinaan organisasi. Menurut beberapa ahli administrasi bisa diartikan sebagai:

George R.Terry

Ditulis dalam buku berjudul Office Management and Control, administrasi perkantoran diartikan sebagai kegiatan perencanaan, pengorganisasian, pengkordinasian, dan pengawasan pekerjaan kantor dan pelaksanaannya untuk mencapai tujuan yang telah di tentukan.

Arthur Grage

Administrasi adalah fungsi tata penyelenggaraan terhadap komunikasi dan pelayanan warkat suatu organisasi.

Ulbert

Administrasi dalam arti sempit merupakan penyusunan dan pencatatan data dan informasi secara berurut, baik dari dalam maupun dari luar dengan tujuan menyediakan keterangan serta memudahkan untuk mendapatkan kembali baik sebagian maupun menyeluruh. Pengertian ini juga dikenal dengan istilah Tata Usaha.

William Spriegel dan Ernest Daview

Menurut Pendapat William Spriegel dan Ernest Davies, yang dituliskan dalam buku Principle of Business Organization and Operation, Manajemen Perkantoran diartikan sebagai pengarahan menyeluruh terhadap kegiatan-kegiatan seperti transportasi, manufakturing, pergudangan dan penjualan.

Tujuan Administrasi Perkantoran

Tujuan administrasi sangat penting untuk perkembangan sebuah organisasi atau perusahaan. Tujuan administrasi inilah yang akan membantu perusahaan dalam melakukan perencanaan dan evaluasi dari kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan. Adapun tujuan administrasi perkantoran, diantaranya:

·  Administrasi bertujuan untuk memonitoring kegiatan atau data yang dimiliki oleh perusahaan atau organisasi

· Agar pengelola usaha bisa mengevaluasi suatu kegiatan-kegiatan dalam pengorganisasian perusahaan.

·    Menyusun suatu program pengembangan usaha dan suatu kegiatan pengorganisasian.

·  Administrasi bertujuan untuk mengamankan data atau catatan atau mengamankan suatu kegiatan usaha dan organisasi perusahaan

Fungsi Administrasi

Selain tujuan, ada beberapa fungsi administrasi juga yang perlu diketahui, seperti:
1. Perencanaan (planning). Perencanaan merupakan kegiatan untuk mengumpulkan data awal, pengolahan data, hingga menyusun rencana, untuk membuat sebuah pekerjaan, atau proyek tertentu. Kegiatan perencanaan dalam perkantoran meliputi:

·         Perencanaan gedung

·         Tata ruang kantor

·         Penerangan/cahaya di kantor

·         Perlengkapan peralatan dan perabotan kantor

·         Standar kualitas kerja

·         Sistem informasi dan telekomunikasi

2. Penyusunan (organizing). Fungsi organizing adalah menyusun dan membangun komunikasi kerja antara anggota-anggota dalam organisasi sehingga akan tercapai suatu kesatuan usaha untuk mencapai tujuan yang diinginkan Contohnya:

·         Pembagian tugas dan pekerjaan agar lebih efisien dalam organisasi perusahaan

·         Pemeliharaan hubungan kerja yang baik dengan atasan ataupun bawahan

·         Penyediaan peralatan/perlengkapan yang tepat, sesuai dengan jenis pekerjaan untuk memudahkan karyawan dalam melakukan pekerjaan

3. Pengadaan tenaga kerja (staffing). Staffing merupakan fungsi administrasi untuk menemukan, menilai, mengevaluasi dan menetapkan hubungan kerja dengan karyawan atau tenaga kerja. Kegiatan ini meliputi:

·         Penggunaan teknik yang efektif dalam melakukan pengawasan terhadap bawahan.

·         Penggunaan tolak ukur yang adil dalam memberikan gaji kepada karyawan.

·         Mengatur recruitment atau pemutusan hubungan kerja

4. Pemberian bimbingan (directing). Fungsi administrasi berikutnya adalah pemberian bimbingan. Fungsi ini berguna agar tugas dapat dilaksanakan dengan maksimal dan mendapatkan hasil yang memuaskan, contoh:

·         Penyatuan visi misi karyawan dan organisasi

·         Perancangan cara komunikasi yang efektif dengan karyawan, agar komunikasi antara atasan dengan bawahan dapat berjalan lancar.

5. Pengkoordinasian (coordinating). Fungsi administrasi adalah untuk mengkoordinasi seluruh kepentingan dan tujuan dari organisasi atau perusahaan yang dilaksanakan agar bisa bersatu dan dapat sejalan dan emncapai tujuan yang diinginkan.
6. Pelaporan (reporting). Fungsi administrasi sebagai pelaporan adalah memberikan informasi mengenai apa yang telah dilakukan dalam sebuah kegiatan sebagai salah satu bentuk pertanggungjawaban.
7. Penganggaran (budgeting). Budgeting adalah suatu kegiatan pengelolaan berkelanjutan mengenai keuangan atau anggaran.

Ciri-Ciri Administrasi
Untuk mencapai tujuan administrasi, Anda harus benar-benar memahami apa itu administrasi termasuk apa saja ciri-cirinya:

·         Adanya suatu kelompok atau organisasi yang terdiri dari dua atau lebih.

·         Terdapat kerja sama antar pegawai dan atasan.

·         Terdapat suatu proses atau usaha.

·         Adanya sebuah bimbingan, dalam kepemimpinan dan dalam pengawasan.

·         Dalam sebuah perusahaan, organisasi, atau instansi harus memiliki satu tujuan.

Referensi dari berbagai sumber internet

 Terimakasih Semoga Bermanfaat...